Prapid SP3 Walhi Riau VS Polda Riau

Saksi Polda Riau Mengatakan Pelaku Pembakaran PT SRL Warga Desa Kertajaya

hakim sorta

Video : Pembuktian Polda Riau

PN Pekanbaru, Jumat (18/11) pagi persidangan praperadilan SP3 penghentian penyidikan PT SRL oleh pemohon Walhi Riau masih berlangsung. Memasuki hari kelima dengan agenda pembuktian oleh Polda Riau. Empat orang saksi diajukan Polda Riau: Saut Sihotang (Karyawan PT SRL), Hotma Silitonga (Manager PT SRL Estate Bayas), Yoyok Martoni (Karyawan PT SRL), dan Sunik (Kepala Desa Kertajaya, Kempas Inhil).

kuasa hukum polda 18 nov

Persidangan dibuka pukul 10:30, diawali dengan pemeriksaan bukti surat lalu dilanjutkan dengan keterangan saksi, yang seluruhnya saksi fakta.

Sunik (Kepala Desa Kertajaya, Kempas Inhil)

k dan yoyok 18 nov

Empat tahun sudah ia menjadi Kepala desa, daerahnya merupakan pecahan daerah Pekantua. Ada dua perusahaan yang berada di desa itu. Satu ia tak tahu perusahaan apa, yang satunya PT Sumatera Riang Lestari. Masyarakat di wilayah Kertajaya umumnya bertani sawit, jagung dan nelayan.

“Masyarakat yang bertani jagung pada umumnya membakar lahan, jadi harus selalu di kontrol. Itu berada diparit 17belas. Saya sudah berpesan kepada Kapolsek agar yang membakar dihukum saja, jangan mau dibayar, biar jera. Tiga kali setahun panen, tiga kali setahun membakar,” jelas Sunik.

Pembakaran yang terjadi menurut Sunik dilakukan oleh masyarakat dan merembet ke lahan perusahaan. “100hektar lahan Jamal terbakar, tetangga lain di lahan itu tak ada yang membantu. Dua hari dia diperiksa polisi, namun dilepaskan. Saya protes ke Kapolsek Pak Tarigan, disitu saya merasa kecewa,” jelasnya.

“Api merayap tanggal 1 dan 2 karyawan PT membantu pemadanman api. Saya mint apinjam alat keperusahaan,”jelasnya lagi.

“Apakah Bapak di BAP di polisi dan Jamal?” tanya penasehat hukum Walhi.

“Tidak saya tidak diperiksa, Jamal diperiksa dua hari tetapi dilepas,” jelas Sunik.

“Kami memeriksa nama Jamal tidak ada di BAP,” ujar Penasehat hukum Walhi lagi.

Hotma Silitonga  (Manager PT SRL Estate Bayas)

Luas wilayah PT SRL Estate Bayas 48.635ha tanaman yang terbakar yang siap panen berusia 5 tahun. Kita memiliki tower pemantau api, dan melakukan patroli menggunakan speedboat.

“Kenapa tidak dituntut masyarakat yang membakar?” tanya Hakim.

“Belum,” jelas Hotma.

Menurut Hotma masyarakat yang membekar adalah pekerja, bukan pemilik lahan.

Berapa kedalaman kanal perusahaan?”tanya Boy Penasehat Hukum Walhi

“10x8x5,” jelasnya.

“Pemadaman dilakukan oleh polri dan tni adakah, jika ada itu siapa yang meminta?”

“Ada itu atas perintah Presiden karena kabut asap kemaren,” jelasnya

Hotma menambahkan di perusahaannya semua alat pemadam kebakaran telah dimiliki menara api, dan embung sebanyak 10 buah. Dan saat kebakaran terjadi tak ada hujan terjadi.

Yoyok Martoni (Karyawan PT SRL)

“Tahu kebakaran sebelum api merembet. Pas kesana merembet, tak ada masyarakat yang ada di sana waktu kebakatan,”jelasnya.

saut dan hotma 18 nov

Saut Sihotang (Safety PT SRL)

Ia bertugas mengontrol semua wilayah perusahaan dari kebakaran lahan. “Pernah terjadi kebakaran di Parit 17 Inhil, datang dua orang meminta alat pemadam kebakaran. Kita berikan bantuan mesin dan personil untuk membantu memadamkan api. “Langsung kita berikan, dua hari kemudian kita ambil, karena dilahan kita juga terjadi kebakaran. Kita utamakan menyelamatkan aset kita,” jelasnya.

saksi polda

“Kita selalu menghimbau masyarakat agar tidak emmbakar lahan, tapi kita pernah peringatkan tapi kita malah dibawakan parang,” jelasnya lagi.

“94ha lahan PT SRL yang terbakar, kita rugi Rp 3,5 M tangaal 25 semua berhasil kita padamkan,” jelasnya.

“Kenapa api ditinggalkan padahal belum padam?” tanya PH Walhi.

kuasa hukum walhi

“Karena daerah kami terbakar.”

“Apakah pernah terjadi kebakaran sebelumnya?”

“Ada kebakaran 2 ha/tahun, ya mungkin karena puntung rokok kemungkinan kecil 0,16%,” jelasnya.

pn pekanbaru 18 nov

Sidang lanjut Senin 21 November 2016, agenda kesimpulan pemohon dan termohon.#rctika

Video Sidang

PN Siak Sri Indrapura, Senin 12 Maret 2018- Majelis Hakim membuka sidang perkara Pidana Kebakaran Hutan dan Lahan dengan terdakwa PT Triomas Forestry Development Indonesia (TFDI) diwakili Supendi selaku Direktur, dalam persidangan yang beragendakan pembuktian ini, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan 2 orang saksi yaitu karyawan PT Triomas Forestry Development Indonesia (TFDI). Adnan Muslim dan Idris.