Korupsi Korupsi RTH Rinaldi Mugni

Giliran Terdakwa Rinaldi Mugni Dilanjutkan Persidangannya

Video

PN Tipikor Pekanbaru, Senin 14 Mei 2014—majelis hakim Bambang Myanto, Khamozaro Waruwu dan M. Suryadi membuka kembali sidang perkara korupsi pembangunan ruang terbuka hijau, Jalan Ahmad Yani Pekanbaru. Terdakwanya Rinaldi Mugni sebagai konsultan pengawas dari CV Panca Mandiri Kosultan.

  Berkas perkara Rinaldi Mugni sebenarnya dilimpahkan bersamaan dengan terdakwa Dwi Agus Sumarno dan Yuliana J Baskoro. Dakwaan ketiganya juga dibacakan oleh jaksa penuntut umum dipersidangan yang sama.

Hanya saja, penasihat hukum Rinaldi Mugni menyoal dakwaan JPU dan meminta kesempatan pada majelis hakim untuk menyampaikan keberatannya. Penasihat hukum dua terdakwa lainnya justru memilih melanjutkan persidangan.

Rinaldi Mugni didampingi tim penasihat hukum Kapitra Ampera. Keberatan mereka terhadap dakwaan JPU dinilai majelis hakim bagian dari  pokok perkara dan harus dibuktikan terlebih dahulu dipersidangan.

Dakwaan JPU sudah memenuhi syarat formil dan materil bahkan telah disusun secara cermat dan benar. Majelis hakim minta perkara ini tetap dilanjutkan dan JPU menghadirkan para saksi.

Rinaldi Mugni akan disidang lagi pada Senin 21 Mei 2018.#Suryadi

About the author

Nurul Fitria

Menyukai dunia jurnalistik sejak menginjak bangku Sekolah Menengah Atas. Mulai serius mendalami ilmu jurnalistik setelah bergabung dengan Lembaga Pers Mahasiswa Bahana Mahasiswa Universitas Riau pada 2011. Sedang belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang tulis menulis, riset dan analisis, fotografi, videografi dan desain grafis. Tertarik dengan persoalan budaya, lingkungan, pendidikan, korupsi dan tentunya jurnalistik.

Add Comment

Click here to post a comment

Video Sidang

PN Siak Sri Indrapura, Senin 12 Maret 2018- Majelis Hakim membuka sidang perkara Pidana Kebakaran Hutan dan Lahan dengan terdakwa PT Triomas Forestry Development Indonesia (TFDI) diwakili Supendi selaku Direktur, dalam persidangan yang beragendakan pembuktian ini, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan 2 orang saksi yaitu karyawan PT Triomas Forestry Development Indonesia (TFDI). Adnan Muslim dan Idris.