Korupsi Surya Darmadi

Surya Darmadi Owner Perusahaan, Semua Kebijakan Atas Keputusannya

Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu 30 November 2022—Ketua Majelis Hakim Fahzal Hendri kembali gelar sidang perkara korupsi terdakwa mantan Bupati Indragiri Hulu, Raja Thamsir Rachman dan pemilik PT Duta Palma Grup/Darmex Grup, Surya Darmadi yang juga dikenakan UU Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang. Penuntut umum menghadirkan 8 saksi. Berikut petikan keterangan mereka.

Putri Ayu, Head Accounting Duta Palma

Kerja sejak Oktober 2017. Buat laporan keuangan bulanan dan tahunan. Termasuk laporan pajak. Juga ditunjuk sebagai direktur pada 30 perusahaan di bawah induk Darmex Plantation, perusahaan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit di Riau. Termasuk empat perusahaan di Indragiri Hulu: PT Kencana Amal Tani, PT Palma Satu, PT Banyu Bening Utama, PT Panca Agro Lestari dan PT Seberi Subur.

Selain itu, juga memiliki sub holding. Yakni PT Alfa Ledo, induk perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pengolahan di Kalimantan Barat serta PT Monterado Mas, induk anak perusahaan pengolahan kelapa sawit dan turunannya di Riau. Alfa Ledo memperoleh modal dari Darmex Plantation dan sudah dilunasi. Sementara Monterado masih berhutang. Meski begitu, seluruh perusahaan ini dimiliki Surya Darmadi.

Penunjukan direktur atas perintah Surya Darmadi lewat pemberitahuan legal dan humas resource development atau HRD. Tidak pernah ikut rapat direksi atau pemegang saham. Tugasnya tetap sebatas urusan laporan keuangan tiap-tiap perusahaan. Selain Surya Darmadi, anaknya Adil Darmadi dan Cheryl Darmadi ikut kendalikan dan kelola perusahaan. Sebagai pemegang saham, Surya Darmadi dapat pembagian deviden.

Pembagian deviden dari anak perusahaan ke induk perusahaan harus menyisakan minimal 20 persen dari total modal awal perusahaan. Dengan catatan tidak memiliki utang. Palma Satu belum ada pembagian deviden ke Darmex Plantation karena per Oktober 2022 masih berhutang Rp 315 miliar. Begitu juga Seberida Subur karena masih berhutang Rp 37,7 miliar. Banyu Bening Utama pada 2020 membagi deviden Rp 12 miliar. Panca Agro Lestari bagi deviden Rp 50 miliar 2018, Rp 80 miliar 2019 dan pada 2020 Rp 68 miliar.

Pajak pembagian deviden tidak dikenakan pada Surya Darmadi karena memiliki saham lebih 20 persen, yakni 99,9 persen. Melainkan ke adiknya Juli Riady yang memiliki saham 0,01 persen. Kata Putri, deviden tidak bisa dipindahkan ke luar negeri. Tapi harus dimanfaatkan atau diinvestasikan dalam negeri selama tiga tahun.

“Kalau punya laba posiitif dan tidak punya hutang, bagi deviden dengan menyisakan 20 persen modal disetor,” kata Putri Ayu.

Putri Ayu merinci laporan keuangan lima perusahaan anak Darmex Plantation, sejak mulai bekerja.

Kencana Amal Tani: 2017 laba Rp 132 miliar, 2018 laba Rp 91 miliar, 2019 laba Rp 112 miliar dan 2020 laba Rp 124 miliar.

Panca Agro Lestari: 2017 laba Rp 29 miliar, 2018 laba Rp 22 miliar, 2019 laba Rp 25 miliar dan 2020 laba Rp 60 miliar.

Banyu Bening Utama: 2017 rugi Rp 86 miliar, 2018 laba Rp 58 miliar, 2019 laba Rp 35 miliar, 2020 rugi Rp 7 miliar dan 2021 laba Rp 186 miliar.

Seberida Subur: 2017 rugi Rp 2,8 miliar, 2018 laba Rp 1,9 miliar, 2019 laba Rp 2,1 miliar, 2020 laba Rp 3,9 miliar dan 2021 laba Rp 16,3 miliar.

Palma Satu: 2017 laba Rp 34 miliar, 2018 laba Rp 47 miliar, 2019 laba Rp 43 miliar, 2020 laba Rp 16 miliar dan 2021 laba Rp 55 miliar.

Pembagian deviden dilakukan tiap tahun. Sempat terjadi perdebatan ihwal ini. Pada 2021, ada pembagian deviden ke Surya Darmadi sebesar Rp 7,4 triliun. Sementara laba bersih, tahun itu, hanya Rp 1,3 triliun. Putri, kemudian meralat. Laba bersih Rp 1,3 triliun adalah per Agutus 2022. Setelah diminta baca internal memo pembagian deviden, dia sebut laba bersih tahun buku 2021 Rp 10 triliun. Deviden yang dibagi Rp 9,7 triliun.

Robertus Dharmawan, Direktur PT Bahana Inti Sejahtera (BIS)

BIS memiliki 75 persen saham di PT Dabi Air Nusantara. Direkturnya Suheri Terta dan Kimosaris Alisati FIrman. Perusahaan ini beroperasi pada 2004. Bergerak di bidang penerbangan dan penyewaan helikopter. Helikopter bell 427 dibeli atasnama BIS. Tapi pengelolaan dan penghasilannya masuk ke rekening Dabi Air Nusantara atau Darmex yang dimiliki Surya Darmadi.

Rio Prabowo, Legal PT Asset Pacific

Bekerja sejak 2021. Surya Darmadi memiliki 99,9 persen saham di Asset Pacific. Ini induk sejumlah perusahaan properti di Jakarta. Antara lain, PT Tugu Tani; PT Harapanjaya Bumipertiwi; PT Kuningan Nusajaya (XL Tower); PT Menara Capital Indonusa (Palma Tower); PT Permata Dumai Abadi; PT Wanamitra Permai (Menara Palma) dan PT Bumijawa Sentosa (Palma One). Kemudian, PT Danatama Mulia (Wisma Palma); PT Persada Hijau Raya; PT Hijau Permata Wanalestari; PT Semesta Alam Permai; PT Ratu Alam Persada; PT Palma Express serta PT Menara Perdana.

Anak Surya Darmadi, Cheryl Darmadi ikut mengelola properti. Rio tidak mengetahui proses pembelian masing-masing properti. Ditunjuk atas pemberitahuan legal perusahaan dan tidak pernah mengikuti rapat umum pemegang saham. Sebagian properti sudah ada sejak 1990-an. Beberapa diantaranya telah diperpanjang kepemilikan sertifikat hak guna bangunan maupun sertifikat hak milik. Aset-aset tersebut ada atasnama perusahaan maupun pribadi.

Djulia, Manager Area South Hills

Sebagai kuasa PT KSO Duta Regency, pada 21 Agustus 2019, Adil Darmadi membeli 1 unit south hills. Pembelian dicicil 48 kali. Dimulai dari uang tanda jadi 13 Februari 2015 Rp 100.000.000. Uang muka pertama 27 Februari 2015 Rp 466.280.000, uang muka kedua 23 Maret 2015 Rp 566.280.000 juta. Cicilan tiga kali dimulai 27 April 2015-27 Juni 2015, masing-masing Rp 113.256.000 juta. Data lengkapnya sudah diserahkan ke penyidik. Totalnya Rp 5.662.800.000.

Adrian, Marketing Operasional PT Danatama Mulia

Bekerja sejak 1990. Danatama Mulia perusahaan properti. Mengurus penyewaan gedung kantor. Adil Darmadi, anak Surya Darmadi, menetapkan harga sewa tiap-tiap lantai gedung. Tawar menawar harga sewa berdasarkan keputusan Adil Darmadi. Secara keseluruhan sahamnya dimiliki Surya Darmadi.

Ayu Rida Aprilia, Manager The Pakubuwono Residence

Kerja sejak 2007. Mengelola publik area dan service. Kepemilikan apartemen atasnama Adil Darmadi.

Bunarto Witono, Manager Gedung Menara Palma

Sebenarnya hanya sebagai konsultan urusan operasional penyewaan dan pengelolaan gedung. Ditunjuk oleh PT Wanamitra Permai, anak perusahaan Asset Pacific, milik Surya Darmadi. Selebihnya, tidak membantah keterangan di berita acara pemeriksaan.

Saksi terakhir, Alisati Firman, tidak banyak ditanya karena sudah diperiksa pada sidang sebelumnya.

Sebelum ketua majelis menutup sidang, Surya Darmadi memohon pemblokiran rekeningnya dicabut karena tak dapat bayar gaji karyawan. Dia juga minta kapal tongkangnya diizinkan beroperasi karena tangki minyak sudah penuh. Saat ini, ada tiga kapal tongkang di atas laut dan tidak bisa angkut minyak mentah sawit.

Ketua majelis tidak bisa langsung ambil keputusan terhadap permohonan Surya Darmadi. Mereka akan membahasnya terlebih dahulu. Sidang dilanjutkan kembali, Senin 5 Desember 2022.#Suryadi

About the author

Jeffri Sianturi

Sejak 2012 bergabung di Bahana Mahasiswa. Menyukai Jurnalistik setelah bertungkus lumus mencari ilmu di lembaga pers mahasiswa ini. Menurutnya, ia telah 'terjebak di jalan yang benar' dan ingin terus berada di jalur sembari belajar menulis memahami isu lingkungan, korupsi, hukum politik, sosial dan ekonomi.
Siap 'makan' semua isu ini, ayo bumikan minum kopi.

Add Comment

Click here to post a comment

Video Sidang

 

Untuk video sidang lainnya, sila kunjungi channel Youtube Senarai dengan mengklik link berikut Senarai Youtube