Kasus Gugatan Perbuatan Melawan Hukum kepada PT NSP

Edvin: Karhutla Riau Bukan Karena Cuaca Ekstrim, Melainkan Ulah Manusia

edvin 2

 

edvin 2

Video  : Keterangan Edvin Aldrian

PN Jakarta Selatan, 16 Maret 2016 – Sidang gugatan kebakaran lahan PT National Sago Prima masih mendengarkan keterangan saksi ahli dari pihak penggugat. Kuasa hukum penggugat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, menghadirkan saksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

edvin 3

Edvin Aldrian, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG

edvin 4

Edvin sudah bekerja di BMKG sejak tahun 2009. Ia menjelaskan bahwa BMKG sudah mengeluarkan data terkait prediksi cuaca seminggu sebelumnya, juga bisa mengeluarkan data terkait titik panas dan sebaran asap. Ia mengatakan ada dua cara untuk menyimpulkan telah terjadi kebakaran, yakni dengan melihat komponen titik panas dan melihat besaran asap. 

“Apakah data hotspot bisa menentukan luas kebakaran?” tanya Patra, kuasa hukum penggugat.

“Secara teori bisa, karena titik hotspot pada dasarnya mewakili 1,1 x 1,1 kilometer kondisi di lapangan. Jadi bila data hotspot dioverlay dengan peta perusahaan dan dilakukan ground check, bisa ditentukan berapa luas kebakaran yang terjadi di suatu wilayah. Namun kesulitan akan terjadi bila kebakaran di lahan gambut karena ia bisa membakar di dalam tanah. Jadi luas kebakaran sesungguhnya bisa lebih besar daripada data dalam hotspot.”

edvin 7

“Apakah kebakaran bisa berasal dari cuaca ekstrim seperti sering dikatakan terjadi di Riau?”

“Kalau secara teori sulit dikatakan kebakaran hanya disebabkan oleh cuaca ekstrim. Kita bisa lihat seperti ini logikanya. Meskipun dengan tingkat kekeringan yang sama di tiap daerah, tapi penyebaran hotspot berbeda di tiap propinsi, tidak sama rata. Jadi kalau ada kebakaran, hampir seluruhnya disebabkan oleh ulah manusia.”

“Kebakaran sebenarnya bisa dicegah dengan cara tidak membakar lahan itu sendiri. Kalau lahan gambut sudah terbakar, akan sulit dipadamkan karena terjadi kebakaran di bawah tanah. Berbeda dengan kebakaran di tanah mineral. Lahan gambut yang terbakar bisa menyebabkan kekeringan yang luar biasa.”

edvin 8

“Di sisi lain, banyak orang tidak tahu bahwa dengan semakin banyaknya kebakaran hutan, justru jumlah karbon di atmosfer akan bertambah. Ini bisa menyebabkan terjadinya El Nino. Jadi makin sering terjadi kebakaran hutan, El Nino atau kekeringan yang ekstrim akan makin sering juga. Kondisi cuaca menjadi tidak menentu.” 

edvin 9

Sidang minggu depan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan tiga saksi ahli dari pihak penggugat. Sidang ditutup majelis hakim pada pukul 15.20. #rctlovina

 

Video Sidang

PN Siak Sri Indrapura, Senin 12 Maret 2018- Majelis Hakim membuka sidang perkara Pidana Kebakaran Hutan dan Lahan dengan terdakwa PT Triomas Forestry Development Indonesia (TFDI) diwakili Supendi selaku Direktur, dalam persidangan yang beragendakan pembuktian ini, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan 2 orang saksi yaitu karyawan PT Triomas Forestry Development Indonesia (TFDI). Adnan Muslim dan Idris.